Rabu, 11 Februari 2009

ku cari damai yang hilang

disini damai yang dicari
Seorang Raja mengadakan sayembara dan akan memberi hadiah yang melimpah kepada siapa saja yang boleh melukis tentang kedamaian.
Ada banyak seniman dan pelukis berusaha keras untuk memenangi peertandingan tersebut. Sang Raja melihat-lihat hasil karya mereka.
Hanya ada dua buah lukisan yang benar-benar paling disukainya.
Tapi, sang Raja harus memilih satu diantara keduanya.
Lukisan pertama menggambarkan sebuah telaga yang tenang. Permukaan telaga yang itu bagaikan cermin sempurna yang mematulkan kedamaian gunung-gunung yang tenang .Di atasnya terpampang langit biru dengan awan putih berarak-arak. Semua yang memandang lukisan ini akan berpendapat, inilah lukisan terbaik mengenai kedamaian.
Lukisan kedua menggambarkan pergunungan juga. Namun tampak kasar dan kosong Di atasnya terlukis langit yang gelap dan merah menandakan turunnya hujan badai, sedangkan tampak kilat menyambar-nyambar liar. Disisi gunung ada air terjun deras yang berbuih-buih, sama sekali tidak menampakkan ketenangan dan kedamaian.
Tapi, sang raja melihat sesuatu yang menarik, di balik air terjun itu tumbuh semak-semak kecil diatas sela-sela batu. Didalam semak-semak itu seekor induk burung pipit meletakkan sarangnya. Jadi, ditengah-tengah riuh rendahnya air terjun, seekor induk Pipit sedang mengerami telurnya dengan damai. Benar-benar damai.
Lukisan manakah yang memenangi pertandingan?
Sang Raja memilih lukisan kedua.Tahukah Anda mengapa? kerana jawab sang Raja,
“Kedamaian bukan bererti Anda harus berada di tempat yang tanpa keributan, kesulitan atau pekerjaan yang keras dan sibuk. Kedamaian adalah hati yang tenang dan damai, meski Anda berada di tengah-tengah keributan luar biasa.”
“Kedamaian hati adalah kedamaian sejati.”

Moral untuk kita :
Semuga apa yang berlaku hari ini - secara sedarnya mampu memberitahu kita.BERDAMAIlah. Percayalah - kita belajar dari BENCANA.kerana kita disini bukan untuk di hukum dan dihakimi.
sebahagiannya kita disini : untuk belajar dan diajar.

22 ulasan:

Tirana berkata...

Jinggo..

Bagi saya untuk mencapai kedamaian di hati, ia bergantung kepada diri kita sendiri.. Jika damai yang kita fikir dan mahukan maka damai lah yang kita dapat biarpun di sekeliling kita dipenuhi dengan suasana yang kelam kabut. Dr Fazilah Kamsah kata untuk mendamaikan hati..maafkan kesalahan orang lain setiap malam sebelum tidur..

- jinggo - berkata...

Puan

saya membaca buku Dr Hill semalam dan begitulah - hidup kita adalah apa yg kita fikirkan...
dalam keributan sekali pun - kalau itu damai yg kita tafsirkan : damailah seterusnya....

secara zahirnya kita membuat tafsiran damai berdasar faktor luaran ( mungkin ) - saya percaya sebagaimana kata puan - damai sebenar adalah dihati.....

bila Karpal Singah nak berdamai dengan Nik Aziz dan DSAI....

LotsOfLove-Pearls berkata...

Damai ada d mana2..
bergantung kepada kita utk mengadakannya..

**tetapi di manakan damai d bumi palestin?

- jinggo - berkata...

lotOflove.

damai adalah apa yg kita fikirkan
tapi dimana damai kepada -
orang perak
orang palestin?

Damainya bila semuanya mahu menerima bahawa yang menang tak menang semua dan yang kalah tak kalah semua....

Tirana berkata...

Bila Karpal Singh nak berdamai dengan Nik Aziz dan Anwar?

Bila dalam hati masing-masing ada kemahuan ingin berdamai. Itu first step. Bila kita mahukan sesuatu, tentu kita akan usahakan sebaik mungkin, memcari jalan dan cara tertentu untuk berdamai. Hendak seribu daya, tak hendak seribu rencana.. Tapi kalau dari awal lagi dah set mind kata tak boleh berdamai..memang kedamaian itu tidak akan tercapai. Biarpun di luar nampak macam tenang tapi hati di dalam bergelora..tiada siapa yang tahu..hehehe..

- jinggo - berkata...

puan tirana.

saya setuju - bila mana ada keinginan untuk berdamai....
tapi bila !
kita semakin muak dengan cerita demi cerita sementara nak menunggu keinginan tu..

akhirnya saya pucuk diri - ok : aku masih bebas bergerak.cari rezeki - tidak letupan sana sini - kita masih damai....

nurdaniella berkata...

salam cikgu.. sukarnya nak mencari kedamaian di saat hati sedang di landa ribut taufan.. setuju dengan kata2 raja tu..

arryani berkata...

Siapa kata Perak tak ada kedamaian?

Sebenarnya Perak sedang menantikan zaman kegemilangan dan kebangkitan.

Perak akan lebih damai dari negeri2 lain satu hari nanti dek kerana "peristiwa" ini.

Percaya tak?

Cuma...mungkin kedamaian itu ditangguhkan seketika bagi menguatkan lagi permuafakatan "mereka2" ini.

~Insan Biasa~ berkata...

Damai sejati pabila xde 'resah' dalam hati.

mountdweller berkata...

Alasan Raja memang tepat. Tapi ada masanya kita juga ingin bersendirian.

Marzalina berkata...

cikgu..mailah penang..damai ooo..hahaha..

Brahimnyior berkata...

Ku cari damai di hati.. Gingerbread

Damai apabila keadaan tenang, nyaman dan tiada prasangka sesama kita.

Damai apabila kita semakin ramai kawan, kurang lawan (musuh)

Damai apabila kita boleh buat apa kita suka, tanpa melanggar norma masyarakat dan nilai agama..

Damai apabila teman buleh baca blog kengkawan.. hehehehe

erisya nor berkata...

tuan J....iya...lukisan kedua tu amat indah! meski tak dapat melihatnya tapi dari penceritaan tuan J...boleh erisya rasakan kedamaianny :) Raja itu benar2 seorang yang teliti....

kedamaian lahir dari hati/minda...jika hati tenang, tak kira di mana, kita tetap tenang

- jinggo - berkata...

nur

maaf - sebenarnya susah senang bergantung kepada keinginan - sebab DAMAI semuanya dihati kita.
sebab kita adalah apa yg kita fikirkan...

bila kita menutup keinginan - mencari kesulitan maka kesulitan yg datang kut...sekadar berkongsi.

- jinggo - berkata...

Puan Aryani

saya menulis atas kapasiti yg tidak berpihak - apa yg berlaku adalah disebabkan oleh KUASA.
political will - pada segala2 begitu.

kedamaian hanya akan diserlah seandainya
1 - ada keinginan kearah itu
2 - satukan matlamat.......

kita berkonflik sebab matlamat....

- jinggo - berkata...

cgu anis

damai sekali - bila ada keikhlasan didalam nya.
damainya hari2.....
betul tak cgu.
kata mat salleh : hidup jngan banyak persoalan.......

- jinggo - berkata...

tuan mount.

ada masa kita nak bersendiri.saya setuju - sebab kadang2 mungin ruang dan peluang sendirian boleh kita susur kembali - cerita lama.

- jinggo - berkata...

intan

insyallah - damai ke kat penang
nampak macam tu...
saya tak pernah menikmati kedamaian penang....

- jinggo - berkata...

yop - teman pun nak berdamai dengan diri sendiri.

baca blog itu dan ini - teman rasanya macam ada yg tidak berpenhujung....

hari ini mari kita cari damai yang hilang.....

- jinggo - berkata...

Puan Erisya

saya setuju - damai adalah berdasarkan tafsiran kita.
sunyi dalam kebisingan..

terima kasih kerana komen - saya tgh praktiskan diri untuk berdamai dengan keadaan persekitaran...

-SRISUFI- berkata...

salam cikgu...


kadamaian dlm konteks diri insyaAllah boleh dirasai apabila kita dimaafkan dan memberi kemaafan kepada orang lain jua dengan mencium dan memeluk ayahbonda yang jauh...

persoalannya:
1.dapatkah damai dikecapi jika alasan mengatasi kejujuran?

2.dapatkah damai dikecapi jika autoriti mengatasi suara ramai?

2.dapatkah damai dikecapi jika memilih manusia lebih dari rasa berTuhan?

pening oh pening...

- jinggo - berkata...

1.dapatkah damai dikecapi jika alasan mengatasi kejujuran?
2.dapatkah damai dikecapi jika autoriti mengatasi suara ramai?
2.dapatkah damai dikecapi jika memilih manusia lebih dari rasa berTuhan?

sri - terima kasih kerana masih berurusan : saya yakin dan percaya untuk mencari damai adalah ditikar sembahyang - sujud dengan penuh keihklasan - sedar dan tahu : disini bukan perhentian terakhir.

Eco Kid Adventure on Facebook