Sabtu, 7 Februari 2009

soal hitam putih kehidupan

Hati itu dapat hidup dan dapat mati, sihat dan sakit.
.Allah berfirman, ertinya:"Dan apakah orang yang sudah mati kemudian dia Kami hidupkan dan Kami berikan kepadanya cahaya yang terang, yang dengan cahaya itu dia dapat berjalan di tengah-tengah masyarakat manusia, serupa dengan orang yang keadaannya berada dalam gelap gulita yang sekali-kali tidak dapat keluar dari padanya." (Al-An'am : 122)
Ertinya, ia mati kerana kekufuran, lalu Kami hidupkan kembali dengan keimanan. Hati yang hidup dan sihat, apabila ditawari kebatilan dan hal-hal yang buruk, dengan tabi'at dasarnya ia pasti menghindar, membenci dan tidak akan menolehnya.
Lain halnya dengan hati yang mati. Ia tak dapat membedakan yang baik dan yang buruk.
Dua Bentuk Penyakit Hati:
Penyakit hati itu ada dua macam: Penyakit syahwat dan penyakit syubhat.
Keduanya tersebut dalam Al-Qur'an.Allah berfirman, ertinya:"Maka janganlah kamu tunduk dalam berbicara (melembut-lembutkan bicara) sehingga berkeinginanlah orang yang ada penyakit dalam hatinya. " (Al-Ahzab:32)Ini yang disebut penyakit syahwat.
Allah juga berfirman, ertinya:"Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya..." (Al-Baqarah : 10)
Allah juga berfirman, ertinya:"Dan adapun orang yang didalam hati mereka ada penyakit, maka dengan surat itu bertambah kekafiran mereka, di samping kekafirannya (yang telah ada)." (At-Taubah : 125)
Penyakit di sini adalah penyakit syubhat. Penyakit ini lebih parah daripada penyakit syahwat. Kerana penyakit syahwat masih boleh diharapkan sembuh. Sedangkan penyakit syubhat, tidak akan dapat sembuh, kalau Allah tidak menanggulanginya dengan limpahan rahmat-Nya.
Seringkali penyakit hati bertambah parah, namun pemiliknya tak juga menyedari. Kerana ia tak sempat bahkan enggan mengetahui cara penyembuhan dan sebab-sebab (munculnya) penyakit tersebut. Bahkan terkadang hatinya sudah mati, pemiliknya belum juga sedar kalau sudah mati.
Gejala penyakit hati adalah, ketika ia menghindari makanan-makanan yang bermanfaat bagi hatinya, lalu menggantinya dengan makanan-makanan yang tak sihat bagi hatinya. Berpaling dari ubat yang berguna, menggantinya dengan ubat yang berbahaya. Sedangkan makanan yang paling berguna bagi hatinya adalah makanan iman.
Ubat yang paling baik adalah Al-Qur'an masing-masing memiliki gizi dan obat. Barangsiapa yang mencari kesembuhan (penyakit hati) selain dari Al-kitab dan As-sunnah, maka ia adalah orang yang paling bodoh dan sesat.
Sesungguhnya Allah berfirman:"Katakanlah: "Al-qur'an itu adalah petunjuk dan penawar bagi orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang tidak beriman pada telinga mereka ada sumbatan, sedang Al-qur'an itu suatu kegelapan bagi mereka. Mereka itu adalah (seperti) orang-orang yang dipanggil dari tempat jauh." (Fushshilat : 44)

Pengajaran untuk kita
SEGALA APA YANG BERLAKU DIKIRI KANAN KITA HARI INI - ADALAH SOAL HATI.SEMUGA KITA DIBERKATINYA DAN DIRAHMATI DALAM SELURUH KEHIDUPAN.

6 ulasan:

nurdaniella berkata...

salam cikgu, hati walaupun hanya seketul daging tapi impaknya amat besar pada seorang manusia..

- jinggo - berkata...

nur

kerana hatilah semuanya berlaku - kerana hatilah israel mengila.kerana hatilah.......
ada yg jadi jutawan segera di perak....he....tak habis lagi !

apa2 pun - kadang2 kena jaga hati sendiri.

erisya nor berkata...

betul tuan J...apapun soal hati sebab tulah rasulullah saw amat menekan agar kita menjaga hati..baik secara spiritual mahupun pemakanan :)

- jinggo - berkata...

Puan Erisya

terima kasih kerana komen - kerana apa yg berlaku adalah soal hati......
diharap kita diberkatiNya.

jane berkata...

salam cikgu,

kerana sekeping daging itulah, ramai antara kita yg masuk neraka...huhu, nauzubillah!!

- jinggo - berkata...

cgu jane

terima kasih kerana perhatian.

Eco Kid Adventure on Facebook