Khamis, 2 Julai 2009

kita masih dipedulikan

Luka yang paling menyakitkan dalam hidup bukanlah kematian,
namun menjadi orang yang diabaikan.
Kehilangan orang yang sangat kita cintai, yang berubah menjadi seseorang yang tidak peduli
denganmu sama sekali.
Ketika orang yang sangat kau sayangi mengadakan pesta .... dan tidak mengundangmu sama sekali.
Ketika orang yang paling kau sayangi di dunia ..... dengan sengaja tidak mengundangmu menghadiri perayaannya, sehingga membuat orang berfikir kamu tidak peduli.
Luka yang paling menyakitkan dalam hidup bukanlah kematian, namun menjadi orang yang dilupakan.
Menjadi orang yang dilupakan setelah kita memberikan yang terbaik.
Menjadi orang yang tidak mempunyai kawan, walau hanya sekadar untuk saling menyapa.Ketika kau melihat orang yang ada dilubuk hatimu yang paling dalam mentertawaimu didepan wajahmu.Ketika kau memerlukan seseorang untuk memacu semangatmu, tapi kau menyedari bahawa hanya seseorang yang masih peduli denganmu iaitu ........ kamu sendiri.
akankah semua orang saling peduli, dan menyediakan waktu untuk mereka yang memerlukan ?
Setiap orang mempunyai peranan untuk dimainkan di panggung yang besar yang kita sebut kehidupan.
Setiap orang punya kewajipan terhadap lingkungan sekitarnya untuk mengatakan bahawa
kita menyayangi mereka.
Kau tidak akan mendapat hukuman jika kau tidak mempedulikan kawan-kawanmu.
Kau hanya akan diabaikan...... diupakan..... seperti seperti yang telah kau perbuat terhadap mereka!\
Puisi ini ditulis oleh seorang pria yang telah membunuh dirinya,
mungkin jika orang- orang sekitarnya ingin menunjukkan sedikit rasa sayang/cinta/kasih dan memberikan lebih banyak perhatian kepadanya, kematiannya tidak akan pernah terjadi.
Ingatlah, begitu kita memasuki kehidupan (seseorang),
kita tidak dapat menilai kesedihan, kesepian atau keputus-asaan orang
hanya dari ekspresi muka/fisikal.
Kau perlu mengenalnya lebih dalam lagi, menghargai mereka

12 ulasan:

~Insan Biasa~ berkata...

dan cara untuk menghargai itu juga pelbagai. yang mana ia mungkin seperti x mendatangkan apa2 kepada yang dihargai...maka akan terasa seperti tidak dihargai....so, bagaimana?

untuk memenuhi keperluan emosi juga perlu ilmu yang tinggi. berat tu cgu.

Mak Su berkata...

sadisnya jinggo :(

Marzalina berkata...

adat manusia...bila ada buat mcm tak ada atau tak wujud...bila kehilangan barulah terasa dan tahu bagaimana cara menghargainya..

blueCITY berkata...

en h...heheheh........

cam terasa lak ngan i nih..

diri pernah rasa dipinggirkan
diri pernah rasa diabaikan
diri pernah rasa kecil sgt...

biasanya kita akan cepat terasa or sensitif hanya kerana dia org yg kita paling sayang...

uwarghhhhhhhhhhhhhhh.... sobs!!!=P

intan shaheera@ieyra berkata...

nampak cam best je kalu dapat join kem cikgu ni......
ari tu ckp nak dtg ganu,,,tapi bila?????

ari berkata...

Mungkin org lain boleh memahami apa yg dirasa..tapi tidak sedalam mana yang empunya diri rasai...dengan itu cubalah hormati apa yang dirasai empunya diri kerana org lain tdk akan "sama rasa" dgn empunya diri....

Kalau sesuatu itu terjadi atau telah terjadi...
Aku sahaja yg rasa dan faham...namun aku perlu org lain memahami tak pun menghormati perasaan ku...
hihihii.... boleh terima?...
salam hari sabtu!

- jinggo - berkata...

cgu anis..

hidup hari ini diperngaruhi oleh skill dan skill...
untuk itu apa lagi...
membaca...satu daripadanya.

- jinggo - berkata...

mak su

apa nak disedihkan....

- jinggo - berkata...

intan..

memang macam tulah manusia - kita kadang2 terfikir...
lepas ni MJakson mesti dapat TanSri ke....

- jinggo - berkata...

blue

saya baca komen
saya sedang berfkir.....

- jinggo - berkata...

ierya

tulah - bila nak turun KL...boleh join kem..
free - tak payah bayar...

- jinggo - berkata...

ari...

seorang lagi.
selain blue..
saya kena fikirkan....
macam ada sesuatu....ye ke

Eco Kid Adventure on Facebook